Kamis, 14 Mei 2020

Cara Mudah Menjumlahkan Bilangan Heksadesimal

Cara Mudah Menjumlahkan Bilangan Heksadesimal


      Hey guys, kali ini penulis ingin menjelaskan tentang cara mudah menjumlahkan bilangan heksadesimal, oke kita langsung ke pembahasannya saja. Pada umumnya, menyelesaikan operasi penjumlahan pada bilangan heksadesimal adalah dengan cara mengkonversinya dahulu ke dalam desimal baru kemudian kita jumlahkan dan dikonversikan lagi ke dalam bilangan heksadesimal, jika bilangannya kecil mungkin masih mudah, tetapi bagaimana jika bilangannya relatif besar, pasti agak sedikit sulit mengkonversinya. Maka dari itu penulis menemukan cara mudah menghitungnya tanpa perlu repot - repot mengkonversinya terlebih dahulu. Metodenya cukup simple penulis menamainya "Metode Pisah".

      Sebelum membahas contoh soalnya, pertama kali yang harus dipahami disini adalah aturannya, jika sudah memahami aturannya dijamin pasti mudah dalam menjumlahkannya.

Aturan :

Misalkan ada dua buah bilangan a dan b, yang memenuhi operasi a + b, maka a + b dapat dijumlah langsung kecuali jika b adalah huruf misal A, B, C, D, E, dan F, maka aturannya :

- A = 4 apabila b > 5
- B = 5 apabila b > 4
- C = 6 apabila b > 3
- D = 7 apabila b > 2
- E = 8 apabila b > 1
- F = 9 apabila b > 0

Note: Apabila kondisinya keduanya huruf, maka boleh diganti salah satunya.

Contoh 1 :

Jumlahkan 1C3 dengan 3D !

Jawab :

1C3 + 3D = 1|C|3 + 0|3|D
                 = 1+0|C+3|3+D

* 3+D = D+3, karena b = 3 sementara untuk D syaratnya b > 2, maka D = 7. Sehingga :

3+D = D+3 = 7+3 = 10

1C3+3D = 1|C|3+0|3|D
               = 1+0|C+3+1|0 (1 karena D+3 = 10 simpan 1)
               = 1+0|C+4|0

* C+4, karena 4 > 3, maka C = 6. Sehingga :

C+4 = 6+4 = 10

1C3 + 3D = 1|C|3 + 3|D
                 = 1+0+1|0|0
                 = 2|0|0 = 200

Jadi, 1C3 + 3D = 200.

Contoh 2: Apabila keduanya huruf

AD + 1C = ...

Jawab:

AD+1C = A|D + 1|C
             = A + 1|D + C

* D+C, karena a atau b huruf, maka bisa diganti salah satu, misal penulis ingin mengganti b, maka perlu dilihat syarat yang ketiga, diperoleh C = 6, sementara untuk D kita ganti dengan desimalnya yaitu 13. Jadi :

D+C = 13+6 = 19

AD + 1C = A|D + 1|C
               = A+1+1|9
               = A+2|9 = C|9 = C9

Coba bandingkan hasilnya dengan cara pada umumnya, sebenarnya biar lebih enak dibuat seperti penjumlahan bersusun kebawah. Bagaimana ? Mudah bukan caranya silahkan dicoba sendiri yah, terima kasih.



Rabu, 13 Mei 2020

Sejarah Ilmuwan Matematika Islam Dalam Bidang Kalkulus



A. Pengertian Kalkulus

     Kalkulus berasal dari bahasa Latin, calculus, yang berarti batu kecil. Kalkulus merupakan cabang ilmu matematika yang mencakup limit, turunan, integral, dan deret tak terhingga.
      Kalkulus mempunyai aplikasi yang luas dalam bidang sains dan teknik dan digunakan untuk memecahkan masalah yang kompleks--aljabar tidak cukup untuk menyelesaikannya.


B. Sejarah Penemu Islam Kalkulus


     Ahli matematika Islam yang berperan untuk mengkaji kalkulus adalah al-Karaji. Sejarawan matematika F Woepcke memuji al-Karaji karena dianggap sebagai ilmuwan pertama yang memperkenalkan teori kalkulus aljabar. Setelah itu, Ibn al-Haytham atau yang dikenal sebagai al-Hazen di Barat juga ikut berkontribusi dalam menghasilkan rumus terkait kalkulus yaitu memperoleh jumlah kekuatan keempat. Dia menggunakan hasil untuk melakukan apa yang sekarang disebut integrasi, di mana rumus untuk jumlah kuadrat integral jumlah kekuatan keempat memungkinkan dia untuk menghitung volume parabola. Pada abad ke-12, ahli matematika Persia, Sharaf al-Din al-Tusi, juga tercatat sebagai penemu turunan polynominal kubik sebuah hasil yang penting dalam diferensial kalkulus. 



Al Karaji

Ibn al-Haytham




Selasa, 05 Mei 2020

Riwayat Singkat Penulis

      Penulis lahir pada tanggal 15 Januari 1997 dan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, saudara yang pertama bernama Reski Pratama, STP dan saat ini sedang bekerja di perusahaan Zenius , Kemudian saudara yang terakhir bernama Nabila Aliya Ramadhani yang saat ini sedang kuliah di UNIB mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penulis sangat suka bermain catur dan game yang membangun base dan memakai strategi misalnya Age Of Empires, Command and Conquer, dll. Tetapi lebih tertarik kepada matematika.

Riwayat Pendidikan

       Penulis pernah menempuh sekolah dasar di SDN 20 Pagi Jakarta Timur bahkan sempat tidak naik kelas setahun kemudian, pada tahun 2011 penulis menempuh pendidikan SMP di SMPN 232 Jakarta tetapi hanya sebatas kelas VII dan saat kelas VIII pindah sekolah ke SMPN 2 Curup Timur kemudian dinyatakan lulus pada tahun 2013. Kemudian penulis melanjutkan pendidikan di SMA XAVERIUS CURUP pada tahun yang sama dan lulus pada tahun 2016. Setelah penulis dinyatakan lulus, penulis melanjutkan studi di perguruan tinggi islam yaitu di IAIN CURUP mengambil jurusan pendidikan matematika sampai sekarang.